Warga Jakarta Terima Bansos 600 RB Buat 2 Bulan

Warga Jakarta dikabarkan akan menerima bansos senilai Rp 600.000,- dari Pemerintah selama 2 Bulan ini. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut telah mengalokasikan sedikitnya Rp623 miliar bansos tunai (BST) kepada warga selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menjelaskan sudah terima besaran data angka bantuan sosial Covid-19 itu dari Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Premi Lasari dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Edi Sumantri.

“Jadi dapatlah angka sekian banyak, salah satunya buat BST Rp623 miliar,” kata Mujiyono saat dihubungi, Selasa (13/7).

Ia menjelaskan, seperti diutarakan Edi, besaran biaya itu didapatkan hasil dari refocusing biaya beberapa aktivitas fisik di Dinas Sosial DKI, diantaranya pemulihan panti sosial dan pemulihan sekolah. Dalam jumlah itu, Mujiyono menjelaskan tiap keluarga akan mendapatkan kontribusi tunai Rp600 ribu untuk 2 bulan. bantuan sosial tunai (BST) akan diberi langsung ke masyarakat lewat rekening Bank DKI.

Warga Jakarta akan menerima Bansos selama 2 bulan!

Baca Juga: Cara Cek Bansos

Dalam jumlah itu, Mujiyono menjelaskan tiap keluarga akan mendapatkan kontribusi tunai Rp600 ribu untuk 2 bulan. bantuan sosial tunai (BST) akan diberi langsung ke masyarakat lewat rekening Bank DKI. Akan tetapi Mujiyono tidak bisa pastikan kapan kontribusi mulai akan diteruskan. Menurutnya, sampai sekarang ini Pemerintah provinsi DKI masih menanti keputusan pemerintahan pusat berkaitan pendistribusian bantuan sosial untuk daerah dua administrasi selainnya Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu. Masalahnya katanya, terkecuali dua wilayah itu, pendistribusian bantuan sosial jadi tanggung-jawab pemerintahan pusat.

“Karena yang kepulauan seribu sama Jakarta Timur itu kan bebannya APBD Pemprov DKI Jakarta, lainnya pemerintah Pusat. Hitungan dulu aja,” tutur dia.
“Begitu gua tanya wilayah lain gimana, katanya masih ada hal teknis yang mesti diselesaikan pemerintah pusat,” imbuh Mujiyono.

Sekitar 1,1 juta kepala keluarga (KK) yang telah tercatat terimbas wabah Covid-19 bisa menjadi tanggungan Pemerintah provinsi DKI Jakarta. Sedang sisa dari sekitaran 700.000 Kepala Keluarga bisa menjadi tanggungan untuk pemerintahan pusat.Adapun data paling akhir yang menerima bantuan sosial tunai (BST) yang dipublikasi Dinsos DKI Jakarta 11 Maret 2021 dengan total 1.805.216 kepala keluarga (KK).

 

Baca juga: Olahraga yang aman saat pandemi

Tinggalkan komentar